Registri Resmi
Jaya Jati
Jaya Jati merupakan Perusahaan Komanditer (CV) yang tercatat dalam registri badan usaha pertambangan Indonesia. Tercatat 2 izin (IUP) dengan total luas tercatat 27 hektare. Tahap kegiatan yang tercatat: eksplorasi dan operasi produksi. Komoditas yang tercatat: Kerikil Berpasir Alami (Sirtu). Wilayah operasional yang tercatat berada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Jumlah izin
2
Total hektar
27
Komoditas
1
Kabupaten
1
Ringkasan Jaya Jati
Jaya Jati adalah Perusahaan Komanditer (CV) yang tercatat dalam registri pertambangan Indonesia dengan komoditas kerikil berpasir alami (sirtu) yang tercatat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Data registrinya mencakup informasi badan usaha, perizinan, wilayah operasional, dan komoditas. Luas izin yang tercatat 27 hektare.
Informasi Badan Usaha
| Nama Badan Usaha | Jaya Jati |
|---|---|
| Nama di registri | JAYA JATI |
| Jenis Badan Usaha | Perusahaan Komanditer (CV) |
| Jenis Izin | IUP |
| Jumlah Izin Tercatat | 2 |
| Tahap Kegiatan | eksplorasi, operasi produksi |
| Komoditas | Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) |
| Luas Tercatat | 27 ha |
| Kabupaten / Kota | Kabupaten Magetan |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Data terakhir diperbarui | 28 September 2026 |
| Masa Berlaku Izin | •••••••• |
Informasi Kontak Perusahaan
- Jenis Badan Usaha
- ••••••••
Pertanyaan & Jawaban
Jawaban di bawah ini diambil langsung dari data registri. Pertanyaan yang tidak bisa dijawab dari data tidak ditampilkan, dan tidak ada jawaban yang diperkirakan.
- Siapa Jaya Jati?
- Jawaban: Jaya Jati adalah Perusahaan Komanditer (CV) yang tercatat dalam registri badan usaha pertambangan Indonesia dengan 2 izin tercatat, mencakup Kerikil Berpasir Alami (Sirtu).
- Apa komoditas Jaya Jati?
- Jawaban: Komoditas yang tercatat untuk Jaya Jati: Kerikil Berpasir Alami (Sirtu).
- Jaya Jati memiliki izin apa?
- Jawaban: Jaya Jati memiliki 2 izin tercatat (IUP) pada tahap eksplorasi dan operasi produksi.
- Di mana lokasi tambang Jaya Jati?
- Jawaban: Wilayah operasional Jaya Jati yang tercatat berada di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
- Berapa luas wilayah izin Jaya Jati?
- Jawaban: Luas wilayah izin yang tercatat untuk Jaya Jati berjumlah 27 hektare dari 2 izin.
Wilayah Operasional
- KAB. MAGETAN 35.20
Provinsi
Komoditas
Perusahaan Tambang Terkait
Dipilih dari registri karena berbagi komoditas dan wilayah operasional (kabupaten) yang sama, diurutkan menurut luas izin tercatat. Bukan daftar acak, dan bukan pernyataan afiliasi.
- Bina Karya
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
- Budi Trijaya Sentosa
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
- Persada Tunggal Abadi
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
- Iki Pasir Temboro
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
- Iki Pasir Aji
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
- Restu Bumi Nusantara
Kerikil Berpasir Alami (Sirtu) · Kabupaten Magetan
Tautan Terkait
- Lihat di Peta Tambang Indonesia
- Telusuri registri badan usaha
- Data komoditas tambang Indonesia
- Jelajahi peluang tambang
Marketplace menampilkan peluang yang memang dipublikasikan pemiliknya. Kehadiran perusahaan di halaman ini bukan berarti perusahaan ini dijual.
AKSES SEBAGAI MEMBER
Butuh terhubung dengan perusahaan yang tepat?
Teramine membantu investor, calon pembeli aset, perusahaan pertambangan, konsultan, agregator, mitra bisnis, dan profesional industri menemukan perusahaan yang relevan serta informasi pendukungnya dalam satu platform.
Profil perusahaan utuh
Kontak resmi, direksi, pemegang saham, dan masa berlaku izin setiap badan usaha — apa adanya dari registri, tanpa perlu Anda merangkai sendiri.
Intelijen pasar
Pergerakan harga komoditas, regulasi terbaru, dan artinya bagi pemegang izin — dibaca dari sumber primer, bukan rumor.
Lokasi & wilayah kerja
Sebaran izin per provinsi dan per komoditas, siap disaring sesuai wilayah yang Anda incar.
Jalur ke investor & mitra
Akses lebih awal ke proyek dan aset tambang yang sedang ditawarkan, sebelum menjadi ramai.
Gabung sebagai member untuk mendapatkan akses lebih lanjut.
Data terakhir diperbarui: 28 September 2026 (tanggal pengambilan data dari registri resmi, bukan tanggal tayang halaman.)